Rabu, 06 Juli 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Tujuh Mentok

 Judul                   : Kurang Fokus 

Hari/tanggal         : Rabu, 6 Juli 2022



Assalamualaikum.wr.wb

            Sejak kemarin aktivitas rewang (membantu) di sanak saudara, menyita waktuku bersama keluarga. Tiba - tiba buka HP ada notif kesalahan dokumen yang sudah saya kirim kemarin lusa. Banyak fikiran, sehingga semua hambur adul tidak karuan, baik fisik maupun pikiran yang saling bertabrakan, bikin runyam ni hati nan olah otakku.

        Mau ngapain tidak ada tujuan, saking banyak yang mau dikerjakan, akhirnya kuputuskan untuk mengungkapakan keluh kesahku lewat emoji diatas dan tulisan ini yang bisa mewakili, begitu semrawutnya pekerjaan yang akan aku kerjakan, padahal cuma diotak atau cuma dipikirkan saja, ternyata malah bebanya begitu berat, Ya Allah Ya Rabii... mudahkanlah urusan hamba, dan lancarkan semuanya, aamin

        Kurang fokus malah bikin semua tidak maksimal, atau malah tidak ada yang dikerjakan, ya ku awali tanpa tujuan aktivitas pagi merawat anak - anak mulai dari bangun sampai sekarang sudah ganteng dan cantik dan mereka sudah sarapan. Itu contoh satu cuma tadi ada kesalahan sedikit, yang juga bikin aku galfok. astagfirullah.

        Mungkin aku harus bisa berpindah tempat, atau tidak usah memaksakan sesuatu yang aku belum kerjakan, malah aku fikirkan, sekarang dengan bismillah tarik nafas dalam - dalam, nimati dan syukuri apa yang sudah bisa aku kerjakan. Setelah ini aku bebersih rumah seperti kapal pecah, dapur cucian piring menumpuk dan baju yang belum aku cuci. Ya jika aku kerjakan satu persatu mungkin bisa mengurangi beban pikiran, padahal dipikiran harus membuat jadwal ngantar emak ku berkunjung ke sanak saudara, belum lagi harus rewang lagi. Ya Allah nikmat nya..............

        Mungkin sekian para pembaca blogger, ide belum keluar tapi keluh kesah terurai di cerita ku hari ini, meski susah ku coba untuk merangkai uneg - uneg yang bikin mules hati dan pikiran. Terimakasih, ternyata hidup bukan untuk dibicarakan atau hanya untuk disesali, tapi kenyataan harus dijalani meski tertatih - tatih atau sambil ngesot, ndlosor alias merangkak tak apalah, berarti itu menjadikan kita bisa berpindah move on walau sedikit, pasti sampai juga. Semangat buat diriku yang lagi down gegara cuma berpikir sajo.πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ

Wassalamualaikum.wr.wb


Rdj-Janna (Menulis tiap hari 10 Juni - 10 Juli 2022)

"Menulislah dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna"

        


Selasa, 05 Juli 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Enam Kenangan Manis

 Judul                : Cerita Kita Berdua

Hari/tanggal      : Selasa, 5 Juli 2022



Assalamualaikum.wr.wb.

        Kisah antara aku dan dia, berawal di bulan Agustus tahun 2013 silam, waktu itu beda desa dan beda kalangan teman, seingatku kisah kita ngetren Indosat  M3 memberi gratis telfon antar sesama Indosat, sampek telinga panas. Hp jadul merk Nokia yang kecil imut, pokok bisa buat telfon dan sms, githu saja buatku mensyukuri, karena HP tersebut adalah hasil jerih payahku, gaji pertama aku mengajar setelah masa percobaan. Ya dengan itu, kisah kita dimulai. 

           Kring........Kringggggg..... telpon masuk dengan nomor tak dikenal, nomor akhir ...45.

Dia    :" Assalamualaikum, heh Dan, kamu dimana nie kita tunggu?"

Aku    : "Waalikumsalam, maaf salah sambung".

Dia      : "Loh, tak kira Dani, maaf ya ini siapa?"

Aku     : "Ini aku, maaf ditutup saja, kita tidak kenal, assalamualaikum"

         Awal bulan puasa dia telfon dengan alasan salah sambung, dari sebrang sana kudengar suara dia, ya mungkin tidak ada simpati sama sekali sebab aku dan dia pakai indosat ooredo, waktu itu kita sering pakai yang ada bonusan. Jadi aku tidak respon balik nomor tersebut, sebab aku menaruh kagum dengan seseorang yang cool, sopan dan manis kayak gula, panggil saja Susanto. 

        Kita satu desa beda dusun, mengenal Santo lewat acara Ansor-Fatayat NU. Ya jujur aku cuma bisa mengagumi, karena tidak mungkin kita dekat, Santo lebih banyak kelebihan dibanding aku. Kita tidak pernah ngobrol, jadi tidak mungkin bisa dekat dengan Santo, hanya pengagum rahasia saja. Tapi pada waktu sore  hari, ada nomor masuk bilang, "Assalamualaikum, mbak ini aku Santo mau mampir kerumah mbak, kira - kira mbak ada dirumah tidak?", waawww....ku baca bolak balik, masak cowok yang pendiem, dan kita tidak pernah ngobrol barang say hello saja, kok bisa mau mampir kerumah. Dengan hati dag dig dug, berdebar debar tangan yang dingin menandakan aku syok, ku balas sms dia "ya, silahkan mas, saya ada dirumah".

        Sekitar 10 menit dia sudah sampai dirumahku, kulihat dari jendela kaca, ternyata benar Santo, langsung kuambil hijab dan kukenakan dan Santo kupersilahkan duduk diruang tamu. Santo mulai bercakap "mbak saya kesini, mau silaturahmi", kring........kring....... telfon masuk dari Dia nomor akhir ...45. "mbak... angkat saja, telfon nya!" sambung Santo", di hati aku agak kesel, kenapa sih orang salah sambung nie, telfon? tidak tahu apa ini ada tamu langka. Dengan berat hati aku angkat "eh kamu dengan rumahnya Sugeng mananya?", Dia nyerocos, "eh, dimana rumahmu dengan sugeng mananya?", aku cuma diem "maaf salah sambung, dan maaf aku ada tamu", langsung kumatikan telfon tersebut. 

        Skip cerita, sejak bulan Agustus sampai bulan Oktober, ternyata aku malah dekat dan nyaman komunikasi dengan Dia Si salah sambung, tidak tahu kapan pokoknya aku dan dia bisa ketemu langsung, ya sering bertengkar karena berbeda pendapat, itupun jika ketemu, tapi lewat telfon tidak tahu kenapa lancar, M3 menyambungkan aku dengan dia, sampai awal bulan Oktober, dengan tak disangka dan tak kuduga, Dia datang kerumah melamar aku didepan orang tuaku, waktu itu orang tuaku bertanya sama dia, apa dia menyukai aku?, dia jawab Insyaalloh. 

        Ya dengan Insyaalloh, Allah melancarakan pendekatan kami sampai bulan Desember tahun 2013 kita sakralkan ijab qobul. Hari Rabu, pukul 08.00 WIB dia berucap "qobiltu nikaha bil mahril madzkur", SYAH... ya SYAH dihadapan orang tua, naib, guru ngaji dan keluarga kita berdua. Allah SWT menghiasi perjalanan perkenalan aku dengan dia begitu singkat namun berarti. Setelah ijab qobul ada acara walimatul urusy, namun yang biasa pada umumnya menikah itu dengan diiringi canda tawa, tapi kita berdua malah menangis bahagia, terharu karena perkenalan yang tak nyambung jadi sambung.

        Usia ku menikah tidak muda lagi, 27 th sedangkan dia 28 th, ya jarak usia yang terpaut tidak jauh. Dia yang humoris, pengertian, sayang sama aku adalah imamku dunia akhirat Insyaalloh, dan dia adalah Wijayanto ayah dari ketiga malaikat kecilku. Ternyata pada waktu aku mau akad nikah Santo bilang mau melamar aku, namun aku bilang kalau aku sudah mau menikah, di sana dia bilang "aku terlambat bilang", aku jawab lewat sms "maaf memang kita tidak berjodoh".

        Ternyata dari kisah ku bertemu dengan jodohku, Allah mengemas cerita indah yang berawal tidak kenal, tidak nyambung ternyata bisa mengena direlung hatiku paling dalam. Kita menikah tidak dari pacaran, tapi suami ku adalah harapan yang selama ini ku panjatkan kepada Allah. hehehe jadi senyum senyum sendiri, cerita kita yang singkat sebab sebenarnya kalau diceritakan mungkin banyak Bab, πŸ˜†. maaf mungkin ini resume dari kisah aku dengan suami, terimakasih para pembaca blogger.

Wassalamualaikum.wr.wb

Rdj-Janna (Tantangan Omjay Menulis 10 juni -10 Juli 2022)

"Menulislah dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna"




Senin, 04 Juli 2022

Tantangan Omjay Yang Kedua Puluh Lima Kelomang

 Judul                : Mainan Baru Si Bungsu

Hari/tanggal      : Senin, 4 Juli 2022


dok.net

Assalamualaikum.wr.wb

      Pagi tadi suami sepulang dari mushola, langsung pegang sapu lidi menyapu depan rumah, hampir selesei ada sesuatu yang berada diantara tumpukan sampah dedaunan. Dia curiga mengira itu bekicot, ternyata setelah diambil ternyata hewan yang dia harapkan sewaktu kecil untuk bisa membelinya, karena orang tuanya tidak punya uang, dan dia tidak pernah diberi uang jajan ketika sekolah, makanya dia hanya bisa bermain bersama temanya yang bisa membeli kelomang tersebut.

         


        Saking bahagianya, dia langsung mencariku didapur dan memperlihatkan hewan tersebut. Setelah kulihat aku langsung berkomentar kita beradu pendapat, "yah, aku kok tidak tertarik ya buat membelinya, saya heran dulu waktu SD banyak temanku yang membeli hewan tersebut, kalau sudah diberi angin dari mulut (hah), kelomang tersebut keluar, trus buat teman - temanku dijadikan sebagai sarana adu pertandingan", komen dari ku. Suami langsung jawab "ya mestilah buk, kamu tidak suka, sebab kamu cewek", ya teman ku cewek banyak yang beli, menurutku aku agak takut, kan badanya yang banyak kaki, membutku jika dipegang berjalan ditangan geli - geli gimana", timpalku. Sambil mencari wadah tempat si kelomang, dia bicara "nanti biar dibuat mainan tole (nak laki-laki) Lutfan, yang masih tidur belum bangun.


        Sekitar jam 06.00 WIB, si bungsu bangun dan langsung mandi, setelah mandi pakai baju ganti, oleh ayahnya diberi tahu, kalau punya hewan unik. Setelah tahu awalnya si bungsu agak takut, tapi lama kelamaan dia juga penasaran, dan dibuat teman bermain. Dilihatnya ketika kelomang berjalan, dan diajak bicara. Tapi anak ku tidak suka pegang, mungkin melihat masih takut kali, karena kelomang tersebut sering jalan dan kelihatan banyak kaki yang merayap. Berani pegang wadahnya saja.

        Ngomong - ngomong soal kelomang itu apa ya? yuk berselancar dengan mbah google, LanjutπŸ‘‰rimbakita.com/kelomang/ Dijelaskan bahwa Kelomang adalah sering juga disebut dengan kepiting pertapa, karena gaya hidupnya yang lebih suka berlindung di balik cangkang atau rumahnya.

            Rata-rata, kelomang memiliki abdomen (perut) yang panjang, berbentuk seperti spiral dan lunak lembut, tidak keras seperti abdomen krustasea lain. Ujung abdomen kelomang dapat mencengkeram dengan kuat kolumela (tiang poros) cangkang siput.
            Menurut data dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), infraordo anomura atau hewan yang memiliki bentuk tubuh bagian belakang yang tidak simetris, terdiri dari 7 supersuku, 17 suku, 264 marga, dan 2.470 jenis. 54% persen dari jumlah tersebut merupakan berbagai jenis kelomang.
            Ciri dan Karakteristik
Kelomang memiliki kaki berjumlah sepuluh. Sepasang kaki depannya berbentuk capit, berfungsi untuk memegang atau menyerang mangsanya. Kaki kedua dan ketiga berfungsi untuk melakukan pergerakan, kaki keempat dan atau hanya kaki kelima posturnya mengecil dengan ujungnya yang berbentuk capit kecil, memiliki bulu yang lebat yang fungsinya untuk membersihkan tubuh, terutama insang dan telur pada betina.
            Kelomang memiliki kebiasaan suka berganti-ganti rumah. Ini dikarenakan tubuhnya yang selalu bertumbuh. Semakin besar tubuhnya, maka kelomang akan mencari rumah cangkang yang lebih besar. Selain kerang, kelomang juga biasa menggunakan potongan kayu, tutup botol tertentu, bulu babi, dan karang sebagai rumah barunya.
            Seringkali, spesies kelomang berbaris ketika mereka menemukan rumah yang baru. Kemudian kelomang yang paling besar akan meninggalkan rumah lama untuk menghuni rumah yang baru. Rumah lama ini akan digunakan oleh kelomang lainnya yang juga mulai tumbuh besar. Terjadi seperti itu terus menerus hingga kelomang di barisan terakhir sudah mendapatkan rumah barunya.

        Ya itulah sekilas tentang kelomang, jaman masih aku kecil waktu SD hewan tersebut, dijual didepan sekolah, uniknya apa? sedangkan aku baru saja tahu ini tadi dari mbah google, sebab sebagai pribadi ternyata suami mendambakan memilikinya meski sekarang sudah setengah usia dewasa, dia baru memiliki tanpa membeli. Ya itulah cerita hari ini yang sederhana mainan baru si bungsu, meski dia tidak terlalu suka, tapi bisa sebagai pengganti sementara jika dia bosen permainan yang monoton.

        Sekian para pembaca blogger terimaksih atas kunjunganya, dan komentar. Kelomang engkau bukan bayang - bayang, tapi kamu nyata sekarang. hehe "Menulislah dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna"

Wassalamualaikum.wr.wb

Rdj-Janna(Tantangan Omjay Menulis 10 Juni-10 Juli 2022)


Minggu, 03 Juli 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Empat

 Judul                : Cerita Versi Aku

Hari/tanggal      : Minggu, 3 Juli 2022


Assalamualaikum.wr.wb

            Hai sabahat pembaca blogger hari ini Minggu tanggal tiga Juli 2022, masih seperti biasa aktivitas pagi. Selain mengerjakan kewajiban sebagai ibu rumah tangga aku berusaha hunting (berburu) ide menulis, apa ya nanti yang akan tulis? ternyata sampai pukul 12.00 WIB, ide juga belum nyantol dikail alam pikir ku, walhasil pegang laptop dulu, coba ketik judul, dan mengungkapkan keadaan yang aku alami sekarang.

            Suami pergi ke mushola ada undangan mengaji bersama tetangga satu dusun, dan ketiga malaikatku sedang asik bermain, yang duo cewek ku bercerita di dalam kamar, sedang si cowokku bermain dengan kedua meong kami. Ibunya sudah selesai beberes rumah, nyari ide, tapi malah gak muncul - muncul. Ya tak apalah yang penting aku sudah berusaha.

            Mengarang cerita coba bisa tidak ya? bismillah ...πŸ‘

Judul            : Cireng yang Rendah Hati

            Di sebuah taman nan asri, berbagai bunga bermekaran, elok warna serta harum baunya. Seekor ladybird yang imut nan mengemaskan terbang diantara dedaunan yang berada dibawah bunga melati. Panggil saja Cireng, warna merah yang mendominasi dengan polkadot alias bintik hitam yang rapi diatas warna merah, menambah daya tarik keanggunan Cireng.

dok.net

        Cireng menyapa Siro sang kumbang tua, karena usianya lebih tua dari Cireng "Kak Siro, mau keman?" tanya Cireng agak ketakutan. "Mau ke tempat raja kumbang, tadi aku dapat undangan rapat, emang kamu tidak dapat?", tanya balik Siro kepada Cireng. "hmm..aku tidak dapat kak", jawabnya. "Emang kamu itu masih kecil, jadi tidak pantas duduk bersama dengan orang yang sudah tua, dan mereka yang diundang itu semua banyak prestasi di luar sana, dan kamu sendiri juga bukan tergolong spesies kumbang, jadi tidak level", kata Siro yang kelihatan giginya tanda membanggakan diri.

        Sesampai di dedaunan ilalang tempat tinggal Cireng, Cireng hinggap disalah satu tangkai daun, dan dia juga menyeruput air hasil uap air dari daun sekedar sebagai pelepas dahaga. Tak lama kemudian Ucrit teman setia Cireng menghampiri Cireng dan berkata, "Reng, kamu dapat undangan mewakili bangsa ladybird dari raja kumbang", ah masak, gak percaya aku, aku bukan berasal dari bangsa kumbang dan juga masih kecil mana mungkin dapat undangan sang raja", biarlah mbah sukmo (kakek Cireng) yang kesana", jawab Cireng sambil rebahan diatas daun kecil.

        Keesokan harinya, kakek Sukmo mendekati Cireng sambil terbang perlahan, mungkin karena sudah tua, tidak bisa terbang cepat. Dia meminta Cireng untuk mewakili undangan dari sang raja kumbang, karena diperintah oleh kakeknya, Cireng pun berangkat dengan berat hati, karena dia merasa tidak tega melihat kakek Sukmo yang sudah tua renta terbang jauh, pasti nanti malah berbahaya di perjalanan.

        Akhirnya Cireng pun tiba di tempat istana kumbang, banyak sekali teman sesama hewan terbang kecuali bangsa burung yang tidak dapat undangan. "kamu siapa?, tanya seorang penerima tamu dari bangsa kumbang. "aku Cireng, cucunya kakek Sukmo, maaf tadi kakek tidak bisa kesini, karena kakek sudah tua", jawab Cireng sambil merasa takut, jika perkataanya salah. Tak lama kemudian, rapat dimulai yang dipimpin oleh raja kumbang, dan mengatakan sesuatu diluar prediksi Cireng, padahal Cireng disana duduk dibelakang sendiri agar tidak kelihatan, dia merasa kecil dan masih perlu banyak belajar, jadi dia tidak mau duduk di depan, malu dengan hewan yang mempunyai prestasi banyak.

        "Dari hasil rapat hari ini, memutuskan pemimpin masa panen tahun ini adalah Cireng", bagi nama yang saya sebutkan tolong maju kedepan", reng, Cireng kamu disuruh maju sama raja, kata Siro", "masak aku,"jawab Cireng sambil melongo tanda gak percaya. Dengan perasaan yang tidak percaya, apa maksud raja memilih aku, padahal dari bangsa ladybird itu banyak yang sudah dewasa dan punya pengalaman luas, kenapa aku?"gerutu Cireng dalam hati" "Wahai raja, semisal Siro saja yang jadi raja, gimana?, saya tidak tahu apa - apa, dan masih butuh belajar banyak, tolong baginda raja pertimbangkan usulan saya", Kata Cireng sambil menundukkan kepala.

        "Tidak bisa Cireng, ini adalah kesempatan kamu menjadi pemimpin, belajar sambil praktek itu lebih baik", jawab sang raja. Dengan rasa yang tidak karuan, merasa dirinya jauh dari yang lain. Tapi demi amanah yang dipercayakan oleh raja kumbang, Cireng maju dan mengiyakan kepercayaan tersebut. Tak berselang lama musim panen tiba, Cireng memimpin hewan terbang kecuali burung untuk mengikuti aturan kerja dari Cireng, bergotong royong saling membantu, agar tercipta hasil yang memuaskan. Dengan belajar sambil praktek, Cireng lebih prestasi dari yang lain, itulah pesan yang dapat dipetik dari kisah Cireng, dia rendah hati mengantarkan  ilmu dengan amal bisa untuk jalan menghantarkan kesuksesan Cireng.

        Itulah Cerita yang tidak masuk akal versi aku, maaf jika mbulet dan banyak salah kata dan typo, tapi saya berusaha belajar bercerita, meski bukan seorang pencerita handal. Hanya mencoba mengeluarkan ide terinspirasi suamiku saat ini. Dia sekarang seperti Cireng, semoga kedepan ada hikmah, sekarang suami masih belajar dan praktek, diberi amanah jadi imam di mushola. Semoga berkah, aamiin.

wassalamualaikum.wr.wb

Rdj-Janna (Tantangan Omjay Menulis 10 Juni - 10 Juli 2022)

"Menulislah dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna"

            



Sabtu, 02 Juli 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Tiga Bahagia Itu Sederhana

 Judul                    : Bahagianya dapat Jajan Ultah Teman Ngaji

Hari/tanggal          : Sabtu, 02 Juli 2022


Assalamualaikum.wr.wb

            Sepulang mengaji mereka langsung gelar jajan, yang mereka dapat dari salah satu teman ngaji yang bernama "Afika". Ketiga malaikat kecilku sangat bahagia, meski receh tapi kebahagiaan bukan dari harga jajan tersebut. Kebahagian anak kecil tidak terlihat dari bentuk atau harga benda, namun kebahagiaan mereka berasal dari hati yang tulus, masih bening, belum tercampur dengan keserakahan atau kemunafikan.

            Dari kejadian ini aku belajar dari mereka, bahwa selama ini sebagai orang tua, banyak sekali ilmu yang bisa aku dapat dari anak kecil. Contohnya ya seperti itu tadi, apa yang aku dapat harus aku syukuri dengan senyum dan bahagia, tidak melihat berapa jumlahnya, tapi apapun yang didapat itu adalah nikmat. Ku buka laptop, dan mulai menceritakan seuntai kata yang terbesit dalam hati, terinspirasi dari tingkah laku anak ku.

         Membuka link ini   https://www.bola.com/ragam/read/4949056/38-kata-kata-bijak-jadilah-seperti-anak-kecil-jadilah-bahagia, aku semakin yakin bahwasannya semboyan tentang semua orang itu adalah guru dan semua tempat adalah sekolah dan semua benda itu buku. Maka dari itu anak kecil bisa menjadi guru kita, dari mereka kita bisa belajar mengenai banyak hal yaitu tentang :

1. "Anak-anak selalu bahagia, jadi jadilah keren dan bertingkah seperti anak kecil lagi."

     Kita bisa belajar untuk bahagia, melepas penat beban masalah ekonomi dan pekerjaan, boleh sesekali kita         bersikap seperti mereka, contoh bermain permainan anak kecil.

2. "Hiduplah seperti anak kecil. Berpikirlah seperti orang dewasa."

      Maksutnya kita hidup seperti anak kecil yang tidak punya beban selalu senang, tapi ketika berpikir kita              harus bersikap dewasa.

3. "Semua yang kreatif dipikirkan dengan pikiran seperti anak kecil."

      Ternyata orang dewasa yang kreatif berasal dari anak kecil, karena anak kecil mampu menciptakan                    permainan sesuai keinginan mereka, dimanapun berada selalu bisa menciptakan permainan.

4. "Sesekali saya bertingkah seperti anak kecil untuk merasa seperti anak kecil lagi."

      Boleh sesekali bersikap seperti anak kecil, karena masa kecil itu indah untuk dikenang dan indah untuk           diulang.

5. "Ada garis tipis antara berjiwa muda dan bertingkah seperti anak kecil."

      Perbedaan berjiwa muda itu hampir mirip dengan tingkah anak kecil, yang selalu berkeinginan keras                untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

6. "Menjadi dewasa bisa menyenangkan ketika kamu bertingkah seperti anak kecil."

      Ketika kedewasaan itu menyenangkan karena bersikap seperti anak kecil, anak kecil itu mudah                           memaafkan  teman bermainnya, tidak punya dendam.

7. "Rahasia awet muda adalah menjadi sederhana dan bahagia seperti anak kecil."

        Jika ingin menjadi awet muda bersikaplah seperti anak kecil, suka tersenyum tidak punya beban, selalu bahagia

8. "Jadilah seperti anak kecil – Cepat berkelahi dan cepat memaafkan."

       ya begitulah kita yang dewasa jangan punya rasa dendam, jika marah selesei dan memaafkan, seperti anak kecil, sering bertengkar tapi hanya hitungan detik.

9. "Setiap gadis berperilaku seperti anak kecil, ketika dia bersama orang yang dia cintai."

        Biasanya terlihat orang dewasa yang sedang jatuh cinta, sering manja dan ikut saja dengan orang yang dicintainya.

10. "Ketika seorang anak laki-laki benar-benar mencintai, dia berperilaku seperti anak kecil, tetapi ketika seorang gadis mencintai dengan tulus, dia berperilaku seperti seorang ibu."        

11. "Anak-anak tertawa 300 kali sehari, rata-rata orang dewasa tertawa 15 kali sehari. Di suatu tempat dalam perjalanan, kita telah kehilangan 285 tawa sehari." betul sekali statement ini.

12. "Beri dirimu izin untuk bertindak seperti anak kecil untuk melihat dunia dengan kagum agar pikiranmu bebas."

13. "Lupakan usiamu, daftar hal-hal yang harus kamu selesaikan dan lakukan saja sesuatu yang membuatmu tertawa seperti anak kecil lagi."

14. "Terkadang penting bagi anak-anak untuk bertindak seperti orang dewasa. Terkadang penting bagi orang dewasa untuk bertindak seperti anak-anak."

15. "Jadilah seperti anak kecil yang sangat gembira, hidup dengan gemilang di masa kini, tanpa satu kekhawatiran atau pun kekhawatiran tentang momen waktu berikutnya."

16. "Sesekali kamu harus bersikap seperti anak kecil untuk menikmati hidup." - Venkat Desireddy

17. "Berbahagialah tanpa alasan, seperti anak kecil. Jika kamu bahagia karena suatu alasan, kamu berada dalam masalah karena alasan itu bisa diambil darimu." - Deepak Chopra

18. "Jadilah seperti anak-anak, bukan kekanak-kanakan, tetapi seperti kanak-kanakan." - MJ

19. "Jangan pernah kehilangan keajaiban seperti anak kecil. Tunjukkan rasa terima kasih… Jangan mengeluh; hanya bekerja lebih keras... tidak pernah menyerah." - Randy Pausch

20. "Jadilah seperti anak kecil – jernih, penuh kasih, spontan, sangat fleksibel dan siap setiap saat untuk bertanya-tanya dan menerima keajaiban." - Mother Meera

21. "Ketika kamu berpikir seperti anak kecil, imajinasimu bebas dan segala sesuatu mungkin terjadi." - Criss Angel

22. "Jadilah seperti anak kecil. Keingintahuan mereka melebihi sakitnya kegagalan." - Vijaya Gowrisankar

23. "Jika kamu ingin menjadi seperti anak kecil, pelajarilah apa yang dapat dipahami oleh seorang anak kecil – alami dan lakukan apa yang bisa dilakukan seorang anak kecil – cinta." - Charles Kingsley

24. "Jika kamu bertindak seperti orang dewasa ketika kamu masih kecil, kamu mampu untuk bertindak seperti anak-anak selama sisa hidupmu." - Walt Disney

25. "Menjadi tua itu wajib, tapi menjadi dewasa itu opsional." - Walt Disney

26. "Kamu mencoba sepanjang hidupmu untuk menjadi dewasa, tetapi sesuatu yang jauh di lubuk hatimu akan selalu menjadi anak itu." - Viv Albertine

27. "Saya bersenang-senang seperti anak di jalanan. Ketika saatnya tiba ketika saya tidak menikmatinya, saya akan meninggalkan sepak bola." - Lionel Messi

28. "Jika kamu membuka hati dan menjadi seperti anak kecil, kamu akan selalu bahagia, selalu puas." - Dharma Mittra

29. "Kita tidak berhenti bermain karena kita menjadi tua; kita bertambah tua karena kita berhenti bermain." - George Bernard Shaw

30. "Belajarlah untuk bersemangat seperti anak kecil. Tidak ada yang lebih ajaib daripada kegembiraan kekanak-kanakan." - Jim Rohn

Pertemuan Kedua Puluh di Pelatihan Menulis

 


Judul                        : Menguak Dapur Penerbit Mayor

Resume ke               : 20

Gelombang              : 25

Hari/tanggal            : Jumat, 01 Juli 2022

Narasumber             : Edi S. Mulyanta, S.SI, M.I


Bismillahirrohmanirrohim

            Hari Jumat penuh berkah, karena banyak tetangga yang mempunyai hajat, nasi plus lauk dibagi, alhamdulillah sehari ini aku tidak memasak, karena sejak pagi di bagi makanan plus lauknya oleh tetangga sampai sekarang. Jadi walhasil kekenyangan so pasti, alhamdulillah nikmat mana yang akan kami dustakan.

            Tibalah disela - sela makan bersama dengan kedua putri ku, sebab anak ganteng sudah bobok sejak sore, jadi makanan yang banyak cuma dimakan kami berempat. Aku sempatkan sambil buka laptop, masuk kelas tanpa sekat dan batas dalam dunia maya alias ghaib, bersama narasumber yang setiap hari kece abis, beliau adalah bapak Edi S. Mulyanta dengan ibu moderator bunda Ross bukan kakaknya Upin dan Ipin lho ya...

            Materi malam ini seperti menu makanan yang banyak resep, pastinya kalau makanan di masak di dapur. Sedangkan materi malam ini tentang membuka resep nya menerbitkan buku mayor, waw aku membayangkan saja gak sampek, apalagi bisa menerbitkan di penerbit mayor, cuma di materi ini kita bisa diberi gambaran langsung cara yang mudah bisa menerbitkan buku di penerbit mayor.

            Bapak Edi menceritakan pengalamanya, sampai menjadi sekarang. Dari mulai digoyahkan oleh si pandemi covid. Bapak Edi memprediksi untuk buku yang akan jadi superstar ke depan adalah "Merdeka Belajar", jadi yuks bagi yang sudah banyak pengalaman gas keun untuk bisa menembus penerbit mayor, dalam tema merdeka belajar.

            Saya kasih bocoran tentang pemahaman tentang materi malam ini yaitu:

🍩 Penerbit mayor mempunyai idealisme, jadi kita harus memperhitungkan matang - matang sebelum menerbitkan buku.

🍩Saat ini konsep penerbitan buku oleh pemerintah dicoba untuk kembali sesuai dengan Undang-undang perbukuan 2017, dimana terbitan buku harus tersebar luas di masyarakat.

🍩 Buku yang bisa kita terbitkan semisal buku non teks, buku teks pelajaran, dan buku umum, segera hentakkan hati minat mana yang akan kita datangi.

🍩 Penerbit adalah lembaga yang mencari profit, dan mempunyai idealisme dalam menerbitkan bukunya sesuai dengan visi misinya. Penulis dapat mengikuti idealisme penerbit dalam menghasilkan buku yang akan dinikmati oleh pembacanya. 

🍩Kirimkan usulan penerbitan buku, supaya ide Anda dapat ditangkap penerbit dan disebarluaskan ke pembaca.

                Dari sekilas info pemahaman aku tentang penerbit mayor, maka penerbit mayor selain biaya ditanggung oleh penerbit, mereka juga memberikan pilihan kepada para penulis untuk pembiayaan ditanggung oleh penulis, karena ketidaksamaan visi misi penerbit.

                Ada pertanyaan dari para peserta intinya, jika kita sebagai penulis pemula, mungkin lebih berat untuk mendongkrak nama kita melambung keatas agar dikenal public, pilih tema yang unik dan tidak lepas dari unsur pendidikan dan legalitas daerah.

                Mencetak buku, hanya akan memproduksi buku saja tanpa proses editing, setting, dan desain cover. Karena hal ini dilakukan oleh penulis sendiri. Sedangkan Menerbitkan buku, artinya menyerahkan naskah untuk diproses menjadi buku. Ada proses editing, setting perwajahan buku dalam, perwajahan buku luar (cover) dan back cover.Benefit dari penerbitan buku adalah sperti yang dijelaskan di muka yaitu angka kredit, reputasi penulis, dan royalty bagi penulis

               Jika ingin melihat referensi penerbit ANDI, bisa di katalog buku-buku pelajaran kami di http://bukudigital.my.id/. Trik yang paling mujarab memang Content is the king sehingga secara organik buku tersebut akan mandiri jualan sendiri. Tapi memang seribu satu buku tersebut. Untuk mendongkrak penjualan biasanya penulis dapat menggunakan jurus klise ATM - Amati Tiru Modifikas dari buku-buku Best Seller Terus rajin menulis berbarengan, supaya nama kita bisa nyangkut di Google, sehingga penerbit dapat meliriknya saat googling, karena googling jejak digital calon penulis biasanya dilakukan oleh penerbit termasuk kami. Trik gampang .. nama bapak ibu coba di google.. apakah menarik indeks google atau tidak.. itulah jejak digital bapak ibu.

              Demikian ringkasan pertanyaan dan jawaban yang dijawab maksimal oleh narasumber. semoga kita semua bisa dijadikan dari sebagian mereka yang hebat dalam memberikan karya tulis terbaik untuk generasi bangsa. aamiin. Malam semakin larut, baru bangun dari peraduan, lanjut ke tugas yang lain, yang masih antri dibelakang, semoga aku bisa melaksanakan setiap amanah yang diberikan, kelancaran dan kemudahan.

Alhamdulillahirobbil alamin

Jumat, 01 Juli 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Dua di Hari Jum'at



 Judul                : Sederet Kisah Koi Kami

Hari/tanggal      : Jumat, 01 Juli 2022

                Hari ini Jumat, 01 Juli 2022 awal bulan Juli dan juga dimana 1 dzulhijah 1443 H dimulai. Insyaalloh ke depan lebih berkah bagi seluruh umat islam di dunia, aamiin. Kegiatan seharian kami lalui dengan aktivitas dirumah, suami membersihkan belakang rumah, menata kandang ayam dan enthok. Melihat kolam ikan koi yang kurang dirawat karena aktivitas jualan kerupuk agak menyita waktu suami. Sehingga perikanan koi terbengkalai, bukan harga ikan yang hancur tapi semangat kami, sebagai petani ikan pemula, hampir tumbang.

                 Kisah kami membudidayakan ikan koi dimulai sewaktu pandemi Covid muncul, awal dimana usaha jualan kerupuk kami menurun drastis, pernah berhenti selama tiga bulan. Dimana waktu itu kolam deket rumah kosong, dan disarankan oleh teman untuk membudidayakan ikan koi, yang baru menetas. Perjalanan itu bisa kami lalui cuma 8 bulan untuk merasakan hasil yang menjanjikan, ketika ikan di jual tiga bulan sekalsetelah penyebaran benih ikan

                Setelah delapan bulan itu, kolam ikan tetap kami isi dengan ikan koi, namun sampai sekarang tidak bisa dijual. Mungkin para petani seperti kami bingung dimana tempat penjualan. Alasannya adalah harus mampu bersaing dengan petani lain yang memliki modal banyak, sehingga sekarang yang bisa laku di pasaran adalah ikan koi yang sudah besar, bisa dikatakan sudah hampir menjadi indukan.

                 .Masyarakat Blitar yang notabene petani ikan koi sejak tahun 80-an, sekarang malah tambah banyak lahan sawah atau pekarangan rumah, semua disulap menjadi sebuah kolam. Bukan wabah covid saja yang menular, tapi efek yang menggiurkan dari petani ikan koi yang menjanjikan, rela mengeluarkan uang banyak demi membuat kolam dan diisi ikan koi. Nama lainya adalah warga Blitar latah kondisi lingkungan. Mereka dan termasuk kami terjangkit tapi karena kami sudah punya kolam, dan tidak ada isinya, sehingga ada orang yang menawarkan tanam benih dengan sistem bagi hasil, jika sudah sampai pada sesiran (pemilihan warna corak) ikan pertama, mungkin sekitar 1,5 bulan. 

                Bibit ikan koi dibawa istri Soekarno dari Jepang. Karena Blitar memiliki alam yang cocok untuk budi daya ikan tersebut, selanjutnya ikan koi jadi terkenal di berbagai penjuru Blitar.
Mengutip  dari Merdeka.com - Kabupaten Blitar, Jawa Timur dikenal sebagai lumbung ikan Koi sejak tahun 1990-an. Ikan hias yang dikenal dengan kecantikannya itu sudah lama dibudidayakan oleh masyarakat Blitar, terutama di daerah Nglegok dan sekitarnya. Bahkan, ikan Koi hasil budi daya di wilayah itu sudah dipatenkan. Hingga tahun 2018, Blitar menjadi satu-satunya klub ikan Koi di Indonesia yang bisa menggelar kontes koi piala presiden.
                Nama Blitar sebagai lumbung Ikan Koi pun semakin dikenal publik. Tak heran jika Blitar menjadi rujukan bagi orang dari berbagai daerah untuk mempelajari iklim budi daya Ikan Koi.
Ikan Koi sendiri melambangkan banyak kebajikan. Hewan omnivora ini diakui sebagai simbol ketekunan, daya tahan, serta kekuatan individualisme. Selain itu, Ikan Koi bisa membentuk susunan warna yang berbeda dan unik. Bahkan, para pencinta Ikan Koi mengenal konotasi untuk masing-masing warna itu.

                Kemudian, Ikan Koi dikenal memiliki arti kekayaan dan kemakmuran. Koi metalik melambangkan kesuksesan dalam bisnis. Asagi Koi biru, merah dan abu-abu merupakan lambang positif. Sementara, Koi Hitam adalah simbol partriarki.  Jika sebelumnya Minapolitan dipusatkan di Desa Penataran dan Desa Kemloko Kecamatan Nglegok, kini sudah merambah ke desa-desa lain. Bahkan, jumlah pembudidaya juga terus mengalami peningkatan. Banyak petani yang beralih ke budi daya Ikan Koi bahkan menjadi pedagangnya.
                Itulah sejarah ikan koi yang aku cari di berita lewat browsing, diluar cerita itu. Kami sebagai petani hanya memanfaatkan kolam yang sudah ada. Pada waktu mengisi kolam dengan ikan koi, kami cuma mengikuti tren, ternyata sekarang tren yang semakin merajalela membuat kami tidak bisa menjual, ikan koi dikolam kami, cuma bisa kami rawat, tanpa bisa menjualnya, karena penjual bingung menjualnya, stok yang melimpah dan peminat yang semakin ketat memilihnya.

               Alhamdulillah untuk hari ini, meski menceritakan kisah dari aktivitas kami dengan mensyukuri yang ada, tidak tahu sampai kapan sederetan kisah ikan koi menemai perjalanan kehidupan keluarga kami. Terimaksih para pembaca blogger, semoga tulisan yang sederhana dapat bermanfaat, aamiin, "Menulislah dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna"

                

Wassalamualaikum.wr.wb

            

Kondisi Kelas 7 Madrasahku

Disudut sebelah Utara bangunan Madrasahku terdapat sebuah kelas yang membuat ku merasa nyaman. Ketika masuk disambut dengan dua pintu bewarn...