Minggu, 03 Juli 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Empat

 Judul                : Cerita Versi Aku

Hari/tanggal      : Minggu, 3 Juli 2022


Assalamualaikum.wr.wb

            Hai sabahat pembaca blogger hari ini Minggu tanggal tiga Juli 2022, masih seperti biasa aktivitas pagi. Selain mengerjakan kewajiban sebagai ibu rumah tangga aku berusaha hunting (berburu) ide menulis, apa ya nanti yang akan tulis? ternyata sampai pukul 12.00 WIB, ide juga belum nyantol dikail alam pikir ku, walhasil pegang laptop dulu, coba ketik judul, dan mengungkapkan keadaan yang aku alami sekarang.

            Suami pergi ke mushola ada undangan mengaji bersama tetangga satu dusun, dan ketiga malaikatku sedang asik bermain, yang duo cewek ku bercerita di dalam kamar, sedang si cowokku bermain dengan kedua meong kami. Ibunya sudah selesai beberes rumah, nyari ide, tapi malah gak muncul - muncul. Ya tak apalah yang penting aku sudah berusaha.

            Mengarang cerita coba bisa tidak ya? bismillah ...👐

Judul            : Cireng yang Rendah Hati

            Di sebuah taman nan asri, berbagai bunga bermekaran, elok warna serta harum baunya. Seekor ladybird yang imut nan mengemaskan terbang diantara dedaunan yang berada dibawah bunga melati. Panggil saja Cireng, warna merah yang mendominasi dengan polkadot alias bintik hitam yang rapi diatas warna merah, menambah daya tarik keanggunan Cireng.

dok.net

        Cireng menyapa Siro sang kumbang tua, karena usianya lebih tua dari Cireng "Kak Siro, mau keman?" tanya Cireng agak ketakutan. "Mau ke tempat raja kumbang, tadi aku dapat undangan rapat, emang kamu tidak dapat?", tanya balik Siro kepada Cireng. "hmm..aku tidak dapat kak", jawabnya. "Emang kamu itu masih kecil, jadi tidak pantas duduk bersama dengan orang yang sudah tua, dan mereka yang diundang itu semua banyak prestasi di luar sana, dan kamu sendiri juga bukan tergolong spesies kumbang, jadi tidak level", kata Siro yang kelihatan giginya tanda membanggakan diri.

        Sesampai di dedaunan ilalang tempat tinggal Cireng, Cireng hinggap disalah satu tangkai daun, dan dia juga menyeruput air hasil uap air dari daun sekedar sebagai pelepas dahaga. Tak lama kemudian Ucrit teman setia Cireng menghampiri Cireng dan berkata, "Reng, kamu dapat undangan mewakili bangsa ladybird dari raja kumbang", ah masak, gak percaya aku, aku bukan berasal dari bangsa kumbang dan juga masih kecil mana mungkin dapat undangan sang raja", biarlah mbah sukmo (kakek Cireng) yang kesana", jawab Cireng sambil rebahan diatas daun kecil.

        Keesokan harinya, kakek Sukmo mendekati Cireng sambil terbang perlahan, mungkin karena sudah tua, tidak bisa terbang cepat. Dia meminta Cireng untuk mewakili undangan dari sang raja kumbang, karena diperintah oleh kakeknya, Cireng pun berangkat dengan berat hati, karena dia merasa tidak tega melihat kakek Sukmo yang sudah tua renta terbang jauh, pasti nanti malah berbahaya di perjalanan.

        Akhirnya Cireng pun tiba di tempat istana kumbang, banyak sekali teman sesama hewan terbang kecuali bangsa burung yang tidak dapat undangan. "kamu siapa?, tanya seorang penerima tamu dari bangsa kumbang. "aku Cireng, cucunya kakek Sukmo, maaf tadi kakek tidak bisa kesini, karena kakek sudah tua", jawab Cireng sambil merasa takut, jika perkataanya salah. Tak lama kemudian, rapat dimulai yang dipimpin oleh raja kumbang, dan mengatakan sesuatu diluar prediksi Cireng, padahal Cireng disana duduk dibelakang sendiri agar tidak kelihatan, dia merasa kecil dan masih perlu banyak belajar, jadi dia tidak mau duduk di depan, malu dengan hewan yang mempunyai prestasi banyak.

        "Dari hasil rapat hari ini, memutuskan pemimpin masa panen tahun ini adalah Cireng", bagi nama yang saya sebutkan tolong maju kedepan", reng, Cireng kamu disuruh maju sama raja, kata Siro", "masak aku,"jawab Cireng sambil melongo tanda gak percaya. Dengan perasaan yang tidak percaya, apa maksud raja memilih aku, padahal dari bangsa ladybird itu banyak yang sudah dewasa dan punya pengalaman luas, kenapa aku?"gerutu Cireng dalam hati" "Wahai raja, semisal Siro saja yang jadi raja, gimana?, saya tidak tahu apa - apa, dan masih butuh belajar banyak, tolong baginda raja pertimbangkan usulan saya", Kata Cireng sambil menundukkan kepala.

        "Tidak bisa Cireng, ini adalah kesempatan kamu menjadi pemimpin, belajar sambil praktek itu lebih baik", jawab sang raja. Dengan rasa yang tidak karuan, merasa dirinya jauh dari yang lain. Tapi demi amanah yang dipercayakan oleh raja kumbang, Cireng maju dan mengiyakan kepercayaan tersebut. Tak berselang lama musim panen tiba, Cireng memimpin hewan terbang kecuali burung untuk mengikuti aturan kerja dari Cireng, bergotong royong saling membantu, agar tercipta hasil yang memuaskan. Dengan belajar sambil praktek, Cireng lebih prestasi dari yang lain, itulah pesan yang dapat dipetik dari kisah Cireng, dia rendah hati mengantarkan  ilmu dengan amal bisa untuk jalan menghantarkan kesuksesan Cireng.

        Itulah Cerita yang tidak masuk akal versi aku, maaf jika mbulet dan banyak salah kata dan typo, tapi saya berusaha belajar bercerita, meski bukan seorang pencerita handal. Hanya mencoba mengeluarkan ide terinspirasi suamiku saat ini. Dia sekarang seperti Cireng, semoga kedepan ada hikmah, sekarang suami masih belajar dan praktek, diberi amanah jadi imam di mushola. Semoga berkah, aamiin.

wassalamualaikum.wr.wb

Rdj-Janna (Tantangan Omjay Menulis 10 Juni - 10 Juli 2022)

"Menulislah dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna"

            



Sabtu, 02 Juli 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Tiga Bahagia Itu Sederhana

 Judul                    : Bahagianya dapat Jajan Ultah Teman Ngaji

Hari/tanggal          : Sabtu, 02 Juli 2022


Assalamualaikum.wr.wb

            Sepulang mengaji mereka langsung gelar jajan, yang mereka dapat dari salah satu teman ngaji yang bernama "Afika". Ketiga malaikat kecilku sangat bahagia, meski receh tapi kebahagiaan bukan dari harga jajan tersebut. Kebahagian anak kecil tidak terlihat dari bentuk atau harga benda, namun kebahagiaan mereka berasal dari hati yang tulus, masih bening, belum tercampur dengan keserakahan atau kemunafikan.

            Dari kejadian ini aku belajar dari mereka, bahwa selama ini sebagai orang tua, banyak sekali ilmu yang bisa aku dapat dari anak kecil. Contohnya ya seperti itu tadi, apa yang aku dapat harus aku syukuri dengan senyum dan bahagia, tidak melihat berapa jumlahnya, tapi apapun yang didapat itu adalah nikmat. Ku buka laptop, dan mulai menceritakan seuntai kata yang terbesit dalam hati, terinspirasi dari tingkah laku anak ku.

         Membuka link ini   https://www.bola.com/ragam/read/4949056/38-kata-kata-bijak-jadilah-seperti-anak-kecil-jadilah-bahagia, aku semakin yakin bahwasannya semboyan tentang semua orang itu adalah guru dan semua tempat adalah sekolah dan semua benda itu buku. Maka dari itu anak kecil bisa menjadi guru kita, dari mereka kita bisa belajar mengenai banyak hal yaitu tentang :

1. "Anak-anak selalu bahagia, jadi jadilah keren dan bertingkah seperti anak kecil lagi."

     Kita bisa belajar untuk bahagia, melepas penat beban masalah ekonomi dan pekerjaan, boleh sesekali kita         bersikap seperti mereka, contoh bermain permainan anak kecil.

2. "Hiduplah seperti anak kecil. Berpikirlah seperti orang dewasa."

      Maksutnya kita hidup seperti anak kecil yang tidak punya beban selalu senang, tapi ketika berpikir kita              harus bersikap dewasa.

3. "Semua yang kreatif dipikirkan dengan pikiran seperti anak kecil."

      Ternyata orang dewasa yang kreatif berasal dari anak kecil, karena anak kecil mampu menciptakan                    permainan sesuai keinginan mereka, dimanapun berada selalu bisa menciptakan permainan.

4. "Sesekali saya bertingkah seperti anak kecil untuk merasa seperti anak kecil lagi."

      Boleh sesekali bersikap seperti anak kecil, karena masa kecil itu indah untuk dikenang dan indah untuk           diulang.

5. "Ada garis tipis antara berjiwa muda dan bertingkah seperti anak kecil."

      Perbedaan berjiwa muda itu hampir mirip dengan tingkah anak kecil, yang selalu berkeinginan keras                untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

6. "Menjadi dewasa bisa menyenangkan ketika kamu bertingkah seperti anak kecil."

      Ketika kedewasaan itu menyenangkan karena bersikap seperti anak kecil, anak kecil itu mudah                           memaafkan  teman bermainnya, tidak punya dendam.

7. "Rahasia awet muda adalah menjadi sederhana dan bahagia seperti anak kecil."

        Jika ingin menjadi awet muda bersikaplah seperti anak kecil, suka tersenyum tidak punya beban, selalu bahagia

8. "Jadilah seperti anak kecil – Cepat berkelahi dan cepat memaafkan."

       ya begitulah kita yang dewasa jangan punya rasa dendam, jika marah selesei dan memaafkan, seperti anak kecil, sering bertengkar tapi hanya hitungan detik.

9. "Setiap gadis berperilaku seperti anak kecil, ketika dia bersama orang yang dia cintai."

        Biasanya terlihat orang dewasa yang sedang jatuh cinta, sering manja dan ikut saja dengan orang yang dicintainya.

10. "Ketika seorang anak laki-laki benar-benar mencintai, dia berperilaku seperti anak kecil, tetapi ketika seorang gadis mencintai dengan tulus, dia berperilaku seperti seorang ibu."        

11. "Anak-anak tertawa 300 kali sehari, rata-rata orang dewasa tertawa 15 kali sehari. Di suatu tempat dalam perjalanan, kita telah kehilangan 285 tawa sehari." betul sekali statement ini.

12. "Beri dirimu izin untuk bertindak seperti anak kecil untuk melihat dunia dengan kagum agar pikiranmu bebas."

13. "Lupakan usiamu, daftar hal-hal yang harus kamu selesaikan dan lakukan saja sesuatu yang membuatmu tertawa seperti anak kecil lagi."

14. "Terkadang penting bagi anak-anak untuk bertindak seperti orang dewasa. Terkadang penting bagi orang dewasa untuk bertindak seperti anak-anak."

15. "Jadilah seperti anak kecil yang sangat gembira, hidup dengan gemilang di masa kini, tanpa satu kekhawatiran atau pun kekhawatiran tentang momen waktu berikutnya."

16. "Sesekali kamu harus bersikap seperti anak kecil untuk menikmati hidup." - Venkat Desireddy

17. "Berbahagialah tanpa alasan, seperti anak kecil. Jika kamu bahagia karena suatu alasan, kamu berada dalam masalah karena alasan itu bisa diambil darimu." - Deepak Chopra

18. "Jadilah seperti anak-anak, bukan kekanak-kanakan, tetapi seperti kanak-kanakan." - MJ

19. "Jangan pernah kehilangan keajaiban seperti anak kecil. Tunjukkan rasa terima kasih… Jangan mengeluh; hanya bekerja lebih keras... tidak pernah menyerah." - Randy Pausch

20. "Jadilah seperti anak kecil – jernih, penuh kasih, spontan, sangat fleksibel dan siap setiap saat untuk bertanya-tanya dan menerima keajaiban." - Mother Meera

21. "Ketika kamu berpikir seperti anak kecil, imajinasimu bebas dan segala sesuatu mungkin terjadi." - Criss Angel

22. "Jadilah seperti anak kecil. Keingintahuan mereka melebihi sakitnya kegagalan." - Vijaya Gowrisankar

23. "Jika kamu ingin menjadi seperti anak kecil, pelajarilah apa yang dapat dipahami oleh seorang anak kecil – alami dan lakukan apa yang bisa dilakukan seorang anak kecil – cinta." - Charles Kingsley

24. "Jika kamu bertindak seperti orang dewasa ketika kamu masih kecil, kamu mampu untuk bertindak seperti anak-anak selama sisa hidupmu." - Walt Disney

25. "Menjadi tua itu wajib, tapi menjadi dewasa itu opsional." - Walt Disney

26. "Kamu mencoba sepanjang hidupmu untuk menjadi dewasa, tetapi sesuatu yang jauh di lubuk hatimu akan selalu menjadi anak itu." - Viv Albertine

27. "Saya bersenang-senang seperti anak di jalanan. Ketika saatnya tiba ketika saya tidak menikmatinya, saya akan meninggalkan sepak bola." - Lionel Messi

28. "Jika kamu membuka hati dan menjadi seperti anak kecil, kamu akan selalu bahagia, selalu puas." - Dharma Mittra

29. "Kita tidak berhenti bermain karena kita menjadi tua; kita bertambah tua karena kita berhenti bermain." - George Bernard Shaw

30. "Belajarlah untuk bersemangat seperti anak kecil. Tidak ada yang lebih ajaib daripada kegembiraan kekanak-kanakan." - Jim Rohn

Pertemuan Kedua Puluh di Pelatihan Menulis

 


Judul                        : Menguak Dapur Penerbit Mayor

Resume ke               : 20

Gelombang              : 25

Hari/tanggal            : Jumat, 01 Juli 2022

Narasumber             : Edi S. Mulyanta, S.SI, M.I


Bismillahirrohmanirrohim

            Hari Jumat penuh berkah, karena banyak tetangga yang mempunyai hajat, nasi plus lauk dibagi, alhamdulillah sehari ini aku tidak memasak, karena sejak pagi di bagi makanan plus lauknya oleh tetangga sampai sekarang. Jadi walhasil kekenyangan so pasti, alhamdulillah nikmat mana yang akan kami dustakan.

            Tibalah disela - sela makan bersama dengan kedua putri ku, sebab anak ganteng sudah bobok sejak sore, jadi makanan yang banyak cuma dimakan kami berempat. Aku sempatkan sambil buka laptop, masuk kelas tanpa sekat dan batas dalam dunia maya alias ghaib, bersama narasumber yang setiap hari kece abis, beliau adalah bapak Edi S. Mulyanta dengan ibu moderator bunda Ross bukan kakaknya Upin dan Ipin lho ya...

            Materi malam ini seperti menu makanan yang banyak resep, pastinya kalau makanan di masak di dapur. Sedangkan materi malam ini tentang membuka resep nya menerbitkan buku mayor, waw aku membayangkan saja gak sampek, apalagi bisa menerbitkan di penerbit mayor, cuma di materi ini kita bisa diberi gambaran langsung cara yang mudah bisa menerbitkan buku di penerbit mayor.

            Bapak Edi menceritakan pengalamanya, sampai menjadi sekarang. Dari mulai digoyahkan oleh si pandemi covid. Bapak Edi memprediksi untuk buku yang akan jadi superstar ke depan adalah "Merdeka Belajar", jadi yuks bagi yang sudah banyak pengalaman gas keun untuk bisa menembus penerbit mayor, dalam tema merdeka belajar.

            Saya kasih bocoran tentang pemahaman tentang materi malam ini yaitu:

🍩 Penerbit mayor mempunyai idealisme, jadi kita harus memperhitungkan matang - matang sebelum menerbitkan buku.

🍩Saat ini konsep penerbitan buku oleh pemerintah dicoba untuk kembali sesuai dengan Undang-undang perbukuan 2017, dimana terbitan buku harus tersebar luas di masyarakat.

🍩 Buku yang bisa kita terbitkan semisal buku non teks, buku teks pelajaran, dan buku umum, segera hentakkan hati minat mana yang akan kita datangi.

🍩 Penerbit adalah lembaga yang mencari profit, dan mempunyai idealisme dalam menerbitkan bukunya sesuai dengan visi misinya. Penulis dapat mengikuti idealisme penerbit dalam menghasilkan buku yang akan dinikmati oleh pembacanya. 

🍩Kirimkan usulan penerbitan buku, supaya ide Anda dapat ditangkap penerbit dan disebarluaskan ke pembaca.

                Dari sekilas info pemahaman aku tentang penerbit mayor, maka penerbit mayor selain biaya ditanggung oleh penerbit, mereka juga memberikan pilihan kepada para penulis untuk pembiayaan ditanggung oleh penulis, karena ketidaksamaan visi misi penerbit.

                Ada pertanyaan dari para peserta intinya, jika kita sebagai penulis pemula, mungkin lebih berat untuk mendongkrak nama kita melambung keatas agar dikenal public, pilih tema yang unik dan tidak lepas dari unsur pendidikan dan legalitas daerah.

                Mencetak buku, hanya akan memproduksi buku saja tanpa proses editing, setting, dan desain cover. Karena hal ini dilakukan oleh penulis sendiri. Sedangkan Menerbitkan buku, artinya menyerahkan naskah untuk diproses menjadi buku. Ada proses editing, setting perwajahan buku dalam, perwajahan buku luar (cover) dan back cover.Benefit dari penerbitan buku adalah sperti yang dijelaskan di muka yaitu angka kredit, reputasi penulis, dan royalty bagi penulis

               Jika ingin melihat referensi penerbit ANDI, bisa di katalog buku-buku pelajaran kami di http://bukudigital.my.id/. Trik yang paling mujarab memang Content is the king sehingga secara organik buku tersebut akan mandiri jualan sendiri. Tapi memang seribu satu buku tersebut. Untuk mendongkrak penjualan biasanya penulis dapat menggunakan jurus klise ATM - Amati Tiru Modifikas dari buku-buku Best Seller Terus rajin menulis berbarengan, supaya nama kita bisa nyangkut di Google, sehingga penerbit dapat meliriknya saat googling, karena googling jejak digital calon penulis biasanya dilakukan oleh penerbit termasuk kami. Trik gampang .. nama bapak ibu coba di google.. apakah menarik indeks google atau tidak.. itulah jejak digital bapak ibu.

              Demikian ringkasan pertanyaan dan jawaban yang dijawab maksimal oleh narasumber. semoga kita semua bisa dijadikan dari sebagian mereka yang hebat dalam memberikan karya tulis terbaik untuk generasi bangsa. aamiin. Malam semakin larut, baru bangun dari peraduan, lanjut ke tugas yang lain, yang masih antri dibelakang, semoga aku bisa melaksanakan setiap amanah yang diberikan, kelancaran dan kemudahan.

Alhamdulillahirobbil alamin

Jumat, 01 Juli 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Dua di Hari Jum'at



 Judul                : Sederet Kisah Koi Kami

Hari/tanggal      : Jumat, 01 Juli 2022

                Hari ini Jumat, 01 Juli 2022 awal bulan Juli dan juga dimana 1 dzulhijah 1443 H dimulai. Insyaalloh ke depan lebih berkah bagi seluruh umat islam di dunia, aamiin. Kegiatan seharian kami lalui dengan aktivitas dirumah, suami membersihkan belakang rumah, menata kandang ayam dan enthok. Melihat kolam ikan koi yang kurang dirawat karena aktivitas jualan kerupuk agak menyita waktu suami. Sehingga perikanan koi terbengkalai, bukan harga ikan yang hancur tapi semangat kami, sebagai petani ikan pemula, hampir tumbang.

                 Kisah kami membudidayakan ikan koi dimulai sewaktu pandemi Covid muncul, awal dimana usaha jualan kerupuk kami menurun drastis, pernah berhenti selama tiga bulan. Dimana waktu itu kolam deket rumah kosong, dan disarankan oleh teman untuk membudidayakan ikan koi, yang baru menetas. Perjalanan itu bisa kami lalui cuma 8 bulan untuk merasakan hasil yang menjanjikan, ketika ikan di jual tiga bulan sekalsetelah penyebaran benih ikan

                Setelah delapan bulan itu, kolam ikan tetap kami isi dengan ikan koi, namun sampai sekarang tidak bisa dijual. Mungkin para petani seperti kami bingung dimana tempat penjualan. Alasannya adalah harus mampu bersaing dengan petani lain yang memliki modal banyak, sehingga sekarang yang bisa laku di pasaran adalah ikan koi yang sudah besar, bisa dikatakan sudah hampir menjadi indukan.

                 .Masyarakat Blitar yang notabene petani ikan koi sejak tahun 80-an, sekarang malah tambah banyak lahan sawah atau pekarangan rumah, semua disulap menjadi sebuah kolam. Bukan wabah covid saja yang menular, tapi efek yang menggiurkan dari petani ikan koi yang menjanjikan, rela mengeluarkan uang banyak demi membuat kolam dan diisi ikan koi. Nama lainya adalah warga Blitar latah kondisi lingkungan. Mereka dan termasuk kami terjangkit tapi karena kami sudah punya kolam, dan tidak ada isinya, sehingga ada orang yang menawarkan tanam benih dengan sistem bagi hasil, jika sudah sampai pada sesiran (pemilihan warna corak) ikan pertama, mungkin sekitar 1,5 bulan. 

                Bibit ikan koi dibawa istri Soekarno dari Jepang. Karena Blitar memiliki alam yang cocok untuk budi daya ikan tersebut, selanjutnya ikan koi jadi terkenal di berbagai penjuru Blitar.
Mengutip  dari Merdeka.com - Kabupaten Blitar, Jawa Timur dikenal sebagai lumbung ikan Koi sejak tahun 1990-an. Ikan hias yang dikenal dengan kecantikannya itu sudah lama dibudidayakan oleh masyarakat Blitar, terutama di daerah Nglegok dan sekitarnya. Bahkan, ikan Koi hasil budi daya di wilayah itu sudah dipatenkan. Hingga tahun 2018, Blitar menjadi satu-satunya klub ikan Koi di Indonesia yang bisa menggelar kontes koi piala presiden.
                Nama Blitar sebagai lumbung Ikan Koi pun semakin dikenal publik. Tak heran jika Blitar menjadi rujukan bagi orang dari berbagai daerah untuk mempelajari iklim budi daya Ikan Koi.
Ikan Koi sendiri melambangkan banyak kebajikan. Hewan omnivora ini diakui sebagai simbol ketekunan, daya tahan, serta kekuatan individualisme. Selain itu, Ikan Koi bisa membentuk susunan warna yang berbeda dan unik. Bahkan, para pencinta Ikan Koi mengenal konotasi untuk masing-masing warna itu.

                Kemudian, Ikan Koi dikenal memiliki arti kekayaan dan kemakmuran. Koi metalik melambangkan kesuksesan dalam bisnis. Asagi Koi biru, merah dan abu-abu merupakan lambang positif. Sementara, Koi Hitam adalah simbol partriarki.  Jika sebelumnya Minapolitan dipusatkan di Desa Penataran dan Desa Kemloko Kecamatan Nglegok, kini sudah merambah ke desa-desa lain. Bahkan, jumlah pembudidaya juga terus mengalami peningkatan. Banyak petani yang beralih ke budi daya Ikan Koi bahkan menjadi pedagangnya.
                Itulah sejarah ikan koi yang aku cari di berita lewat browsing, diluar cerita itu. Kami sebagai petani hanya memanfaatkan kolam yang sudah ada. Pada waktu mengisi kolam dengan ikan koi, kami cuma mengikuti tren, ternyata sekarang tren yang semakin merajalela membuat kami tidak bisa menjual, ikan koi dikolam kami, cuma bisa kami rawat, tanpa bisa menjualnya, karena penjual bingung menjualnya, stok yang melimpah dan peminat yang semakin ketat memilihnya.

               Alhamdulillah untuk hari ini, meski menceritakan kisah dari aktivitas kami dengan mensyukuri yang ada, tidak tahu sampai kapan sederetan kisah ikan koi menemai perjalanan kehidupan keluarga kami. Terimaksih para pembaca blogger, semoga tulisan yang sederhana dapat bermanfaat, aamiin, "Menulislah dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna"

                

Wassalamualaikum.wr.wb

            

Kamis, 30 Juni 2022

Tantangan Omjay Hari Kedua Puluh Satu Serba Serbi Tetangga

 Judul                        : Serba Serbi Tetanggaku Pinggir Kota

Hari/tanggal              : Kamis, 30 Juni 2022


Assalamualaikum.wr.wb

dok.net
            Sekitar tiga tahun yang lalu aku tinggal dirumah suami, yang berada di wilayah Ponggok Kabupaten Blitar, disana aku tinggal sejak tahun 2013. Aku adalah tipe orang yang cuek dengan urusan orang lain dengan semboyan "lakum dinukum waliyadin"(agamaku agamaku sendiri dan agamamu agamamu sendiri) jadi urusanku dan urusan orang lain beda, no coment dengan masalah orang lain.

            Dengan semboyan seperti itu, aku jarang atau malah tidak pernah sekedar nimbrung dengan tetangga sekitar rumah yang notabene orangnya tidak ada kerjaan keluar rumah, mayoritas mereka mempunyai kerjaan dirumah "nitis" (buat gula kelapa), berbeda dengan aktivitasku sebagai pendidik dan ibu rumah tangga, jadi aku fokuskan pada kedua pekerjaan tersebut, itu saja jarak aku mengajar dari rumah suami ke sekolah, lumayan jauh butuh waktu sekitar 30 menit, dengan santai tanpa balap.

            Tipe tetangga suamiku, suka kepo atau ngoreksi apapun yang mereka lihat, dan didengar. Sering kali aku dikoreksi, jadi orang gak pernah bertetangga. Padahal jikalau cuma buat ngobrol bareng, itu yang buat aku tidak nyaman, ujung - ujungnya ghibah (membicarakan orang lain). Prinsipku selagi tetangga tidak repot atau tidak ada yang sakit, aku tidak akan ke rumah tetangga. Mungkin dimata mereka aku egois, tapi kembali ke tradisi yang tidak aku sukai, yaitu kalau tidah ghibah mau apa lagi jika sudah ketemu bareng.

            Itulah keunikan tetangga ku, pada saat itu. Namun sekarang berbeda, aku menetap dirumah sanak familiku, yang rumahnya dekat dengan sekolah. Aku disini cuma menetap sementara, pinjam dalam waktu yang belum ditentukan, karena kondisiku membawa ketiga malaikat ku mencari ilmu, satu yayasan dengan tempat ku mengajar.

             Tetangga yang sekarang tambah unik, cuek nya minta ampun, tapi solidaritasnya sangat tinggi. Aku dan tetangga tidak pernah bertemu, jikalau hanya sekedar ngobrol, tapi kita akan bertemu jika tetangga punya hajat, saling bantu. Itu sama dengan prinsipku, disini aku nyaman, punya tetangga yang sejurusan denganku. 

            Memang Alloh SWT menciptakan manusia berbeda untuk saling melengkapi, tapi jangan sampai kita membawa urusan orang lain dalam pembicaraan menjadi menambah dosa lahir batin kita. Naudzubillah, karena jika kita sampai sering menggunjing atau membicarakan orang lain, sama dengan kita memakan bangkai sesama. Diterangkan dalam Al-Qura'an  surah Al - Hujurat ayat 12

  يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ  

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

                Serba serbi tetangga, mungkin itulah cara Allah agar kita bisa mengendalikan diri, dan berusaha sabar atas kehendakNya, meski sulit dan pasti dijadikan bahan gunjingan tetangga, tapi kita tidak usah membalas dengan menggunjing juga, aku berusaha, tapi ternyata lidah tak bertulang, tidak bertetangga untuk sekedar ngobrol, tapi kenyataan membicarakan orang lain, itu sangat sulit untuk tidak terjerumus. Lewat hati yang bicara, atau bicara dengan suami. hehehe🙈

                Itulah cerita pengalaman yang sangat mengesankan, mempunyai tetangga yang berbeda dari sebelumnya, semua kujadikan sebuah pelajaran hidup, diambil positifnya saja. Terimakasih para pembaca blogger, salam literasi semoga aku bisa tanpa ghibah, aamiin. "Menulis dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna".

Wassalamualaikum.wr.wb

Rdj-Janna (Tantangan Omjay Mneulis 10 Juni - 10 Juli 2022)

            

                

                 

 
            
            


Pertemuan Yang Ke Sembilan Belas Bersama Andi Offset

 


Judul                : Pemasaran Buku

Resume ke        : 19

Gelombang        : 25

Hari/tanggal        : Rabu, 29 Juni 2022

Narasumber        : Agus Subardana


Bismillahirrohmanirrohim

            Malam ini masih terasa dingin yang sangat mengena kulit, sampai kedalam daging, haha lebay banget. Ya sampailah di materi Pemasaran Buku namanya juga pemasaran sama persis jika kita berada di pasar, pasti banyak sekali kegiatan untuk bisa saling tarik menarik agar terjual maupun terbeli apapun yang ada di pasar.

            Narasumber ampuh yang sangat banyak pengalaman di dunia perbukuan yaitu bapak Agus Subardana dan moderator bapak Sigid.  Menyapa para peserta termasuk saya, yang matanya tinggal setengah watt, astagfirullah, Ingat belajar belajar dulu, ku coba memahami materi malam ini, semampu aku. Ternyata kesimpulan dari serangkaian penyampaian materi bapak Agus adalah :

🌷 Penerbit Andi Offset sudah banyak buku yang diterbitkan 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ).

Hampir dua tahun yang lalu, kita digoncangkan dengan adanya pandemi Covid, ternyata ini memberikan pengaruh sangat besar dalam dunia perbukuan. Yang biasanya banyak peminat pembeli pergi ke toko buku, menjadi minim, sehingga banyak penerbit yang gulung tikar.

🌷 Strategi pemasaran dipengaruhi oleh faktor Mikro yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat, dan faktor Makro yaitu demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya. 

MACAM - MACAM STRATEGI PEMASARAN

1. Strategi serangan lewat udara (Online)

        Strategi ini digunakan ketika dunia yang sulit dijangkau oleh keadaan, maka dari itu yang bisa digunakan adalah memasarkan buku lewat online, dengan selalu mempertahankan kualitas serta kepercayaan kepada konsumen, agar tetap menjadi pembaca setia. Bisa juga pemasaran melalui sebuah komunitas, melalui chat WA, atau via wapri atau dengan cara yang mudah untuk memasarkan lewat medsos. Penerbit ANDI juga terus mengadakan aktifitas pemarasan lewat komunitas dengan mengadakan webinar lewat link  Zoom , Live Youtube TV. ANDI, dengan tema – tema yang menarik .

2. Strategi serangan lewat darat (Offline)

     Strategi ini digunakan agar pelebaran sayap perkembangbiakan buku lebih mudah caranya  menjalin kerjasama dengan toko buku di berbagai daerah.Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional karena saluran toko buku tersebut di atas masih dijadikan jalur distribusi oleh para Penerbit buku dengan sistem titip jual / konsinyasi, kecuali toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual putus. Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara yang perlu kita lakukan , antara lain :

- Menguasai display buku , supaya tampilan buku dapat terlihat dan menonjol .
- Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner
- Mengadakan Bedah Buku , Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
- Dan masih banyak lagi program promosi di toko buku modern yang dapat kita lakukan , kuncinya kita proaktive komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut yaitu melalui Kepala Toko nya dan Supervisor .
- Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan,  Program TAB, Program TAM , dll )

Directselling 

Pemasaran Buku melalui Directselling ini kita petakan berdasarkan jenis katagori buku yang kita terbitkan . Jenis Katagori buku penjualan lewat Directselling ini kita bagi menjadi beberapa target pasar yaitu :

- Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran Utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).

- Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kuliah

- Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK , Perguruan Tinggi dan umum

                Dengan pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka kami sebagai Industri Penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (Sales) di setiap wilayah Kota dan Kabupaten. Penerbit ANDI Offset mempunya 96 Cabang di Indonesia dari Aceh s.d Jayapura

                Demikian  Strategi pemasaran buku secara singkat , dan masih banyak lagi strategi pemasaran buku yang terus berkembang. Sebagai “Tenaga pemasarann buku sangat bangga sebagai ujung tombak dalam menyebarluaskan karya – karya tulisan ilmu pengetahuan yang sangat berdampak sekali melalui jalur non formal ikut serta dalam  menceraskan kehidupan bangsa Indonesia”.

            Itulah ringkasan pertemuan malam ini, mengenai pemasaran buku, yang dikupas tuntas oleh bapak Agus, yang sangat gamblang, semoga kita semua diberi kesempatan dan anugerah bisa menerbitkan buku dan dipasarkan ke seluruh dunia pembaca pada umumnya. Terimakasih atas ilmunya, meski resume yangs selalu sederhana, tapi semoga tetap bermakna, aamiin.

Alhamdulillahirobbil alamin


            

Rabu, 29 Juni 2022

Tantangan Omjay Hari Ke Dua Puluh Rabu

 Judul                    : Pengalaman dalam Tantangan

Hari/tanggal           : Rabu, 29 Juni 2022




Assalamualaikum.wr.wb

        Menjelang maghrib tiba, hawa dingin yang seharian menyelimuti, buat baju tebal kepakai lagi. Padahal baru kemarin gerimis tak diundang datang, tapi hari ini musim dingin melanda. Semua benda seperti es, nasi yang dipiring cepet dingin, dan air minum yang bukan dari freezer saja seperti baru keluar dari lemari es.    

        Malam ini hari kedua puluh dimana aku bisa menulis setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi. Dari pengalaman aku menulis hal yang terjadi adalah sebagai berikut:

1. Selalu berusaha mencari ide

2. Ide bisa berasal dari hal yang tak disengaja atau bisa direncana

3. Berusaha istiqomah meski harus dipaksa

4. Selalu menambah referensi dimana jika dalam merangkai kata kehabisan stock kata, bisa browsing atau tanya kepada orang lain.

5. Semakin tertantang untuk menghasilkan sebuah tulisan

        Itulah hal yang selama ini aku alami selama menulis dalam sebuah tantangan yang diberikan Omjay. Meski tidak ada niatan sama sekali untuk bisa mendapatkan sebuah hadiah, tapi niatan pertama ketika mendapatkan tantangan ini adalah agar aku bisa belajar, peka terhadap sekitar lewat tulisan.

        Terimakasih atas motivasinya teman - teman yang ada didunia maya terutama grub menulis ini, meski detik ini aku juga masih mengalami hal yang sama setiap harinya. Tidak ada ide tapi berusaha memunculkan ide, meski kelihatan kaku jika dibaca, tapi aku berterimakasih kepada diri ini, yang mau mengetik padahal berhenti ide sering kali muncul.

        Malam yang semakin larut, ditemani gending jawa lewat radio yang diputar oleh suami. Aku berusaha bangkit, meski tadi sempat memejamkan mata, istirahat sejenak menemani si bungsu bobox. Tapi ingat kalau malam ini ada pelatihan BM yang ke sembilan belas bersama narasumber Bapak Agus dan Bapak Sigid.

         Hanya sedikit yang dapat aku rangkai, demi memaksa diri untuk bisa menulis. Nawaitu paksakeun kata bunda Emut copas bunda Aam. Ya ternyata sekarang aku mengalaminya, cukup sekian dan terimaksih pembaca blogger, "Menulislah dengan Rasa Hingga Muncul Berjuta Makna"

Wassalamualaikum.wr.wb



Kondisi Kelas 7 Madrasahku

Disudut sebelah Utara bangunan Madrasahku terdapat sebuah kelas yang membuat ku merasa nyaman. Ketika masuk disambut dengan dua pintu bewarn...